Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2022

Postingan Terbaru

Di Persimpangan Hati

Gambar
Ilustrasi | Pexels.com/Erik Mclean di persimpangan hati  aku menguatkan semua keyakinan  yang terus bermunculan ingin keluar  dan pergi dari balik kebimbangan  kini, aku harus bagaimana?  memilih pergi tuk kembali pada awal  atau mencari tantangan yang tak  pernah dilewati sebelumnya Tuhan, aku bingung!  kenapa harus seperti ini  jalan yang kau berikan di bilik-bilik  bimbang kehampaan dan air mata apakah pernah kuminta hal seperti ini?  dalam kebimbangan di pagi hari  aku malah seperti bocil yang menangis;  tak tahu apa-apa dalam segala bidang  dan melongo di segala arah yang terlihat  Tuhan, apakah aku harus menyerah dalam keadaan?  mungkin saja, pertanyaan itu terdengar retorika  bagi Kau yang mendengar dengan seksama  bagi Kau yang mendengarkan secara bijaksana  namun, aku malah merasakan getir  getir yang amat dalam, dalam perjalanan ini  Tuhan, berikan kekuatan dan kesabaran buat diri ini!  2024

Aku Takut!

Gambar
aku takut di kala kata-kata itu terlemparkan  hingga menusuk kepalamu  dan kembali lagi ke dalam dada ini aku takut  di kala kata-kata itu terserap lalu menumbuhkan serangan  yang menusuk masuk ke dalam dada ini aku takut  di kala kata-kata itu tertuliskan  dan menimbulkan penyesalan  yang muncul di dalam dada ini aku takut hal-hal yang di luar nalar bisa terjadi  menenggelamkan jiwa  menghancurkan harapan  memutuskan kepercayaan  aku takut!  2022

Api yang Tak Mudah Padam

Gambar
J ika, kau bertanya tentang yang sulit untuk padam! Maka, jawabannya adalah aku. Ya, aku yang terlalu semangat dan sulit untuk dipadamkan. Kemudian, jika kau bertanya tentang bagaimana cara memadamkannya! Maka, jawabannya adalah tak tahu harus dengan cara apa untuk memadamkan api yang ada di dalam jiwa ini. Hal-hal yang menyangkut keindahan pun menjadikan sebuah peristiwa dan sudah seperti menyatu ke dalam diri ini. Api yang tak mudah dipadamkan! Bahkan, api itu semakin berkobar dan sangat besar untuk bisa menaklukan kerasnya dunia ini! Jika, kau bertanya tentang orang-orang yang menangis karena api! Maka, jawabannya adalah hanya dengan kata-kata, mari berpikir lebih bijak lagi. Kemudian, banyak orang juga yang ditonjok-tonjok oleh api dan semua itu hanya bisa tertunduk lesu lalu ambruk di tempat!  Baca Juga:   Masih Saja Mengeja Namamu Pernahkah kau, melihat tentang api yang memakan orang? Pertanyaan semacam itu pun harus bisa kau pikirkan dengan hati dan pikiran yang terbuka. Bahkan

Masih Saja Mengeja Namamu

Gambar
P agi yang udaranya bergelayut  manja, aku masih saja menunggumu, melihat kembali pesan yang mungkin saja kau kirim. Namun, apa yang aku pikirkan dan harapkan itu malah hampa. Kemudian, aku masih saja mengeja namamu di balik pintu kamar yang terbuat dari jati. Aku masih saja mengeja namamu di sela-sela kehampaan yang sedang melanda. Entah, sampai kapan aku seperti ini? Pertayaan itu pun kadang timbul dan tenggelam di dalam pikiran ini. Kemudian, udara pagi ini benar-benar dingin dan sudah seperti es batu yang ditempelkan pada tangan. Aku tertunduk. Aku terdiam seperti paku yang tertancap pada tembok. Aku tak bisa apa-apa lagi selain mengeja namamu yang setiap pagi kulihat di layar ponsel ini! Mengeja namamu itu sudah seperti aktivitas untuk diriku. Ya, setiap pagi, aku tak pernah luput untuk melihat namamu di layar ponsel ini! Setiap pagi, hal semacam itu pun menjadi salah satu kerutinan yang entah akan sampai kapan aku lakukan itu terus? Kadang, pagi menjadi mendung! Kadang, pagi men

Panasnya Alam di Sekitar Sini

Gambar
panasnya alam sangat menonjok-nonjok seperti pukulan yang ingin menghancurkan di sela-sela alam yang terlihat kering hingga tak ada segelas air pun yang menetes banyak orang yang terkapar  mencari lambungnya sendiri  yang berkeliaran mencari minuman  hingga orang-orang menjerit; menahan; semua yang dirasakan alam di sekitar memang-memang kering  tak ada air, hanya ada api yang berkobar tak ada kehijauan, hanya ada hewan yang bergeletakan tak ada bahagia, hanya ada air mata yang menetes orang-orang itu pun pada berkumpul  untuk menyatukan hati  untuk menyatukan rasa  untuk menyatukan air mata hingga semua itu dikumpulkan  pada gelas plastik bekas minuman buatan pabrik panas alam mencoba mereka lawan  oleh air-air mata yang mereka kumpulkan  sedikit demi sedikit, tapi semua itu malah hampa mata orang-orang itu malah terlihat kosong tubuh-tubuhnya tak bisa diselematkan lagi 2022

Menembus Hujan

Gambar
ketika peminum itu meminum moccacino, lalu memakan gorengan yang ada di kaki lima  anak-anak itu terlihat menembus hujan  saling berteriak dan menjingjing sepatu  saling bergoyang juga seperti orkestra  hujan itu benar-benar mengguyur  jalanan hingga dipenuhi air mata  ulah anak-anak yang masuk ke gorong-gorong ulah orang dewasa yang hanya menatap layar kaca  ketika moccacino sudah mulai tinggal setengah  anak-anak itu benar-benar hilang  dibawa oleh arus yang mengalir dari mata menciptakan warna yang hitam di langit  menenggelamkan semua asa yang ada banyak orang yang kocar-kacir, menembus hujan juga untuk satu perihal mencari; menyelamatkan; membantu agar anak-anak itu bisa cepat ketemu  dan secepatnya agar bisa diterbangkan ke langit peminum moccacino pun terpaku jelas melongo; matanya terlihat kosong  hingga di tenggorokannya seperti ada batu sampai pikirannya pun melayanglayang tak percaya dengan apa yang tadi dilihatnya menembus hujan, momen yang paling tak diinginkan dilihat; di

Melukis, Kopi, dan Secarik Kertas

Gambar
D i antara malam, aku menikmati kerinduan maka hal semacam itulah yang selalu ingin kutenggelamkan. Namun, hal semacam itu pun tak pernah berhasil ataupun aku selalu gagal dalam menenggelamkan kerinduan yang ada di dalam hati ini. Melukis. Melukis adalah salah satu jalan yang bisa aku lakukan untuk mencoba agar tak terus-menerus pikiran ini dibayangi oleh dirimu saja! Namun, alangkah sialnya aku malah mengingat kembali tentang kita yang sewaktu dulu, nyaman sekali aku melukiskan wajahmu. Hal semacam itu pun menjadi salah satu peristiwa yang sulit untuk dilupakan. Di depan beranda rumah, aku mencoba kembali untuk bisa melukiskan apa yang ada di dalam otak. Kemudian, hal semacam itulah yang menjadikan aku terdiam dan mengingat terus harus memulai dari mana lagi untuk melukiskan dirimu!  Secarik kertas yang dulu kau pernah berikan kepadaku ini menjadi salah satu jalan agar bisa melukiskan dirimu lagi. Aku mulai dengan ide-ide yang terbaca dari secarik kertas ini. Kemudian, hal semacam it

Kehidupan Mike (20)

Gambar
; Jawaban dari Sinta S etelah seminggu lamanya Mike menunggu, akhirnya Sinta pun mengirimi pesan bahwa ia ingin bertemu. Mike tersenyum! Ia bahagia karena selama waktu yang ditunggunya itu ada kabarnya juga. Kemudian, ia pun mengiyakan ajakan Sinta itu dengan harapan-harapan yang sudah menumpuk di dalam hatinya. Sinta. Sinta itu wanita yang berhasil membuat dirinya membukakan hati dan pikirannya kembali. Ia bahagia mengenalnya! Ia merasakan efek dari mengenalnya! Bahkan, ia pun malah teringat-ingat terus dengan kecantikannya! Entahlah, hal semacam itu pun menjadikan dirinya membukakan mata lagi tentang indahnya dunia. Tentang kasih sayang yang ia terima. Bahkan, tentang indahnya rasa cinta yang muncul lagi di dalam dadanya. Salah satu momen yang paling ditunggunya itu akan kesampaian juga, yaitu menerima jawaban yang akan Sinta berikan. Mike pun begitu deg-degan. Kemudian, ia pun malah tak tenang dan mungkin saja harus senantiasa menyiapkan kesiapan yang ekstra lagi agar nantinya tak t

Menanggung Kerinduan

Gambar
T elah lama, kutatap lagi fotomu yang selalu tersimpan di meja kerja ini. Kemudian, membayangkan bahwa kau ada di sini; mengobrol; bercanda dan saling mencurahkan kerinduan. Namun, semua hal itu pun hanya menjadi salah satu bayangan yang selalu menyerang. Entah, karena apa? Kerinduan itu malah menjadi salah satu beban yang terus-menerus harus terasakan oleh jiwa ini.  Sudah sekian lama, kita tak saling melemparkan perkataan perihal cinta dan semua yang ada di dalamnya. Kemudian, hati ini pun malah bergejolak rindu dan ingin segera dikeluarkan di hadapanmu. Namun, apalah daya kerinduan ini hanyalah kerinduan yang mungkin saja tak terdengar olehmu. Dalam beberapa langkah kehidupan, dunia pun terus berputar dan manusia pun terus berjalan! Namun, semua itu malah menjadikan hati ini terdiam karena sangat nyaman untuk merindukan dirimu. Entah, sampai kapan fotomu ini kutatap terus? Aku pun sungguh tak mengetahuinya dan sungguh tak bisa memastikannya lebih jelas lagi.  Andaikan bulan bisa me

Jacob's Well, Keindahan, Misteri, dan Bahaya yang Ada di Dalamnya

Gambar
Foto: Jacob's Well/Google B anyak orang yang menganggap bahwa aktivitas menyelam itu adalah menyenangkan. Bahkan, banyak orang juga yang menjadikan menyelam itu adalah profesi utama, misalnya, menjadi instruktur selam ataupun lainnya. Oleh karena itu, hal semacam itu pun tak bisa dianggap aktivitas biasa saja!  Ada juga salah satu tempat yang menjadikan tempat itu mungkin menjadi incaran para traveler . Kemudian, tempat itu ialah Jacob's Well yang berada di Texas Hill Country dan tempat itu pun bukan tempat biasa saja! Akan tetapi, salah satu tempat terindah dan membahayakan juga bagi keselamatan para penyelam kalau tak hati-hati saat menyelamnya.  Harus bisa diketahui lagi lebih dalam bahwa Jacob's Well itu kabarnya sudah ada sejak 1850-an. Oleh karena itu, sumur yang satu itu pun bisa dikatakan sudah tua. Namun, awal ditemukan sumur itu pun ketika pemukim yang tinggal di sekitarnya itu mengikuti arus Cypress Creek hingga ke sumbernya.  Sejak penemuan itulah tempat itu me

Terjerat di Lubang yang Dalam

Gambar
jika, hati ini kalau bisa berkata  maka akan berkata, tolong!  di antara sepi dan sejuk  metafora-metafora itu tercipta dengan jelas  untuk menyembunyikan kesedihan;  air mata yang turun ini di antara ramainya orang di luaran sana  hati ini masih terjerat  dan sangat sulit untuk terlepas  bahkan mulut pun sudah berteriak  burung-burung pun sudah terpanggil  namun, panggilan itu hanyalah suara yang kosong di antara carut-marutnya pikiran hati ini malah semakin terjerat  bahkan, terdiam di lubang yang paling dalam  metafora-metafora itu, semakin diharapkan untuk menolong  menyembunyikan kesedihan  yang paling dalam ini jika, metafora-metafora itu tak berhasil  maka kesedihan akan terlihat  dengan jelas; mata yang telanjang  2022

Tak Ada Sinar yang Menerangi

Gambar
E ntah, sampai kapan begini? Tanya seorang lelaki kepada langit yang terlihat cerah. Entah, sampai kapan begini? Tanya seorang lelaki kepada batu yang terlihat mulai mengikis. Di antara siang dan malam, rasa itu masih sama, yaitu kesedihan! Air mata pun sering sekali menetes jikalau momen-momen seperti itu terjalani.  Seorang lelaki itu hanya bisa menunduk! Seorang lelaki itu hanya bisa menahan apa yang sedang terjadi! Seorang lelaki itu hanya bisa mencurahkan isi hatinya lewat lagu, puisi, cerita pendek, dan air-air mata di bawah sajadah yang usang. Entahlah, apa yang terjadi? Tanya seorang lelaki itu kepada Tuhan di antara malam-malam yang sunyi. Tak tahu harus bagaimana lagi jikalau air mata itu bisa menjadi berlian, mungkin lelaki itu akan ikhlas setiap harinya menangis. Namun, semua itu malah menjadi pesakitan yang mendalam; hatinya hancur. Kemudian, waktu pun terus berlari sehingga lelaki itu seperti sudah tertinggal dan semua itu pun menjadi salah satu peristiwa yang menurutnya

Di Antara Bayang-Bayang yang Sunyi

Gambar
M ala tertunduk ketika melihat wajahnya yang mulai tak beraturan. Kemudian, bayang-bayang orang lain pun malah tercipta di depan cermin yang telah sedikit retak itu. Mala pun menjerit tak percaya dengan keadaannya yang hancur lalu menangis hingga air matanya membasahi wajah.  Di depan pintu kamar Mala, ada sesosok orang tua yang menguping. Kemudian, orang tua itu berteriak dengan bertanya, "Neng, ada apa denganmu?!" Pertanyaan semacam itu hanya dianggap angin lalu saja oleh Mala. Kemudian, wanita itu malah terdiam di pojok kamar dengan kedua tangan mengusap-ngusap rambutnya. Di dalam kamar pun sudah sangat suram lalu pikirannya malah melayang-layang membayangkan lelaki yang telah mengkhianatinya. Lelaki edan! Katanya dengan keras sehingga orang tua Mala pun mendengarnya. Kemudian, sekali lagi orang tua Mala yang berada di depan pintu kamarnya itu pun berteriak sambil bertanya, "Neng, ada apa denganmu?!" Lagi dan lagi, Mala tak menjawab pertanyaan dari ibunya itu,

Mengenal Blue Hole, Tempat Paling Mematikan di Dunia

Gambar
Foto: Blue Hole/Shutter Stock M emang, banyak juga tempat yang paling mematikan di dunia! Bahkan, tak jarang juga tempat mematikan-mematikan itu malah menjadi destinasi yang sering membuat penasaran sebagian orang. Oleh karena itu, destinasi semacam itu pun sering disebut destinasi ekstrem ataupun lainnya. Hal semacam itu pun tentu ada kesinambungannya dengan tulisan yang akan dituliskan di dalam artikel ini!  Mungkin juga bagi sebagian orang bahwa aktivitas menyelam itu adalah aktivitas yang menyenangkan. Bahkan, ada juga yang menjadi pemburu tempat untuk menyelam; dari yang biasa sampai ekstrem. Hal semacam itu pun menjadi salah satu kebanggaan jika mungkin bisa menyelam ke tempat yang ditujunya dengan sukses. Namun, hal semacam itu pun ada juga yang malah mendapatkan musibah, yaitu kematian.  Salah satu tempat menyelam yang paling mematikan itu pun berada di Blue Hole. Kemudian, di mana Blue Hole itu? Dilansir dari Scuba Diver Life , Blue Hole adalah lubang misterius yang terletak

Kue Kontol Sapi, Makanan Unik Khas Cilegon

Gambar
Foto: Kue Kontol Sapi/theAsianparent J ika, membicarakan makanan maka tak akan ada habisnya! Sebab, makanan itu selalu berkembang ataupun selalu ada yang baru lagi jenisnya. Oleh karena itu, makanan itu bisa dibilang tak akan ada habisnya. Namun, salah satu yang menarik itu adalah bisa mengenal ataupun mengingat kembali makanan khas tradisional. Memang, kuliner yang ada di Indonesia ini sangat banyak! Bahkan, bisa juga dikatakan lengkap; dari makanan berat sampai ringan pun ada. Kemudian, semua itu pun ada keunikannya tersendiri, misalnya, di daerah Cilegon ada makanan yang memiliki nama cukup nyeleneh, yaitu kue kontol sapi . Mungkin, banyak orang pun yang cukup terperanjat kaget ketika pertama kali mendengarnya. Namun, seperti itulah namanya! Kemudian, harus diketahui lebih dulu lagi agar pikiran bisa tenang kembali, sebab kue ini pun tak ada hubungannya dengan alat kelamin sapi. Kemudian, mungkin banyak yang bertanya-tanya, kenapa dinamakan seperti itu? Dinamakan seperti itu karena

Mengintip Keindahan Pulau Labengki yang Terletak di Sulawesi Tenggara!

Gambar
Foto: Pulau Labengki/Google Maps  Hadityo Wibisono A da benarnya kalau menurut orang-orang bahwa keindahan yang ada di Indonesia itu elok sekali. Bahkan, ada juga yang berkata, tanah Indonesia itu sangat subur. Kemudian, hal semacam itu pun menjadi salah satu keuntungan yang dimiliki oleh Indonesia. Dalam hal ini pun sangat berpengaruh kepada surga bahari yang ada di Indonesia. Kemudian, seperti apa, sih? Ya, bisa dilihat bahwa surga bahari di Indonesia itu sangat indah-indah dan hal semacam itu pun seperti menjadikan keuntungan bagi Indonesia itu sendiri. Mungkin, banyak orang juga sudah mengetahui keindahan Pulau Labengki yang elok ketika dipandang oleh mata telanjang. Hal semacam itu pun menjadi salah satu keindahan yang sangat nikmat untuk dirasakan. Kemudian, Pulau Labengki itu pun bisa dikatakan sebagai Raja Ampat versi Sulawesi Tenggara, karena terdapat juga pulau-pulau kecil dengan struktur bebatuan karst di sekitaran kawasan kepulauannya.  Harus bisa diketahui lebih dulu bahwa

Mobil Antik Saksi Cinta Bapak

Gambar
telah lima hari, bapak terlihat termenung di pojok yang terbuat dari bambu lalu seperti sedang berpikir,  mobilnya sudah teramat tua  mobil itu masih saja terparkir  di halaman yang beratap asbes  tak ada yang berani menoél  apalagi menghirupkan kembali mobil itu usahlah biarkan saja!  kata bapak di kala seseorang mau menghirupkannya di balik jendela kaca,  ibu masih menggendong anak terakhirnya  sambil ia menimangnimang di kala langit bercahaya ibu pun berpikir, mobil itu mobil kenangan di arah lain, penjaga rumah menatap serius  dan berandai-andai, jikalau mobil itu bisa hirup lagi mungkin akan tampak unik dan antik  kembali, bapak mendekati mobil kesayangannya  mengusap-ngusap; meraba-raba;  memandang setiap komponennya lalu menggeleng-gelengkan kepala  tanda tak percaya  bahwa mobil itu pun terlihat masih bagus sudah bertahun-tahun lamanya,  bapak tak pernah menghirupkan mobil itu apalagi mengajaknya jalanjalan mengelilingi kota  bapak pun terdiam,  hingga ada air mata yang jatuh m

Air-Air yang Turun dari Mata

Gambar
entah, karena apa? anak kecil itu terdiam  meringkuk seperti angka enam  kedua tangannya pun memegang perut  sedangkan air matanya sudah mulai keluar entah, karena apa?  orang dewasa malah sibuk sendiri memegang ponsel mengambil gambar tanpa kedip  membiarkan yang tampak terlihat anak kecil itu menjerit  di kala tangan mendarat di pipinya  di kala air-air itu membasahi pakaianya  di kala orang dewasa malah tak menganggapnya air-air itu benar-benar turun dari mata membasahi setiap inci tubuhnya  menenggelamkan semua harapannya  namun, orang dewasa itu malah membabi-buta mencari sudut yang pas untuk mengambil gambarnya 2022

Pengharapan

Gambar
J ika, kau mendengar lagu-lagu yang dinyanyikan Doel Sumbang, mungkin kau akan paham tentang kehidupan! Oleh karena itu, saya selalu mengucapkan itu kepadamu. Kemudian, kau pun hanya bisa terdiam lalu terlihat menikmati setiap lirik-lirik dari lagu-lagu itu. Namun, salah satu hal yang amat penting juga bahwa hidup ini seperti air yang terus mengalir sehingga semua hal pun bisa terjadi.  Hal-hal semacam itu pun menjadi salah satu yang pernah saya katakan kepadamu di kala kita saling mengobrol. Kemudian, kau malah bertanya, apakah mungkin lagu-lagu yang dinyanyikan itu adalah kejadian di kehidupan ini? Saya pun tersenyum lalu mengiyakan dengan mantap sampai kau malah terlihat kaget. Entahlah, rasa apa yang sedang kau alami itu? Sekarang, saya mengharapkan bahwa kau bisa memahami lagi tentang lagu-lagu itu. Sekarang, saya mengharapkan bahwa kau bisa mengerti tentang kehidupan ini! Di tempat ini, saya cukup bersabar walaupun kau mungkin saja tak mengetahui bahwa cinta ini sangat dalam. Na

Tulisan Favorit Pembaca

5 Cakupan Tindak KDRT dan Akibat yang Bisa Terjadi, Pasutri Wajib Tahu!

Salar de Uyuni, Cermin Raksasa yang Ada di Bolivia

Lelaki yang Patah Hati

Di Balik Jendela Kaca

SEMBUH ITU KEINGINAN