Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2022

Postingan Terbaru

Di Persimpangan Hati

Gambar
Ilustrasi | Pexels.com/Erik Mclean di persimpangan hati  aku menguatkan semua keyakinan  yang terus bermunculan ingin keluar  dan pergi dari balik kebimbangan  kini, aku harus bagaimana?  memilih pergi tuk kembali pada awal  atau mencari tantangan yang tak  pernah dilewati sebelumnya Tuhan, aku bingung!  kenapa harus seperti ini  jalan yang kau berikan di bilik-bilik  bimbang kehampaan dan air mata apakah pernah kuminta hal seperti ini?  dalam kebimbangan di pagi hari  aku malah seperti bocil yang menangis;  tak tahu apa-apa dalam segala bidang  dan melongo di segala arah yang terlihat  Tuhan, apakah aku harus menyerah dalam keadaan?  mungkin saja, pertanyaan itu terdengar retorika  bagi Kau yang mendengar dengan seksama  bagi Kau yang mendengarkan secara bijaksana  namun, aku malah merasakan getir  getir yang amat dalam, dalam perjalanan ini  Tuhan, berikan kekuatan dan kesabaran buat diri ini!  2024

Angka-Angka yang Rumit

Gambar
M adi tertunduk lesu setelah melihat angka-angka yang sudah tak beraturan. Ia melihat angka satu berada di kolong ranjang lalu angka-angka yang lainnya malah berceceran ke mana-mana. Madi pun hanya bisa berpasrah diri karena ia merasakan tak akan mampu untuk merapikan angka-angka yang terlihat rumit itu.  "Kenapa angka-angka itu bisa berceceran?" tanya Madi kepada Asih, istrinya.  "Entahlah! Aku sendiri hanya melihat angka-angka itu sudah berloncat-loncat saja," jawab wanita yang selama tujuh tahun terakhir itu selalu menemaninya.  Madi semakin tak karuan saja, pikirannya melayang mencari-cari jawaban kenapa angka-angka itu bisa meloncat-loncat. Kemudian, ia pun malah mengetuk-ngetuk kepalanya yang sudah seperti orang kebingungan saja. Namun, sangat berbanding terbalik dengan yang dialami oleh Asih karena ia merasa bersyukur angka-angka itu meloncat-loncat.  Bukan tanpa sebab bahwa Asih mempunyai penilaian sendiri tentang angka-angka yang selalu dipakai oleh suamin

Ada Bintang di Matamu

Gambar
A da bintang di matamu, kataku pelan yang kemudian kamu pun tersipu malu. Entahlah! Kenapa ucapan seperti itu malah keluar dari mulut ini. Namun, harus bisa dipahami bahwa bintang itu benar-benar terlihat ada di matamu. Sampai, aku sendiri sangat senang untuk terus-menerus melihat dirimu dengan mata telanjang ini. Oh, duhai! Mengapa dirimu ini selalu merasuki pikiranku di kala galau di malam hari. Aku sendiri sangat sulit untuk melukiskan atau menggambarkan apakah seperti ini cinta? Ataupun semua yang aku pikirkan ini hanyalah semu semata? Oh, duhai! Malam semakin malam saja sehingga suasana pun cukup hening. Namun, pikiranku masih saja bergelut saja dengan dirimu. Saban malam, aku sendiri melihat ada bintang di kedua matamu. Ya, semua itu sangat indah sehingga diri ini cukup menyadari bahwa cinta bisa mengubah segala apa pun. Ya, mungkin kata orang-orang bahwa seseorang yang sedang jatuh cinta maka semua kata ataupun benda bisa menjadi salah satu syair pujangga. Hal semacam itulah ya

Kesedihan yang Terasa

Gambar
M omen seperti ini adalah momen yang tidak diinginkan oleh saya! Namun, harus bagaimana lagi untuk melawannnya? Kesedihan itu tampak jelas dan air mata ini ingin sekali bobol dari mata. Kemudian, saya selalu bertanya-tanya, kenapa hidup ini seperti tak adil? Kenapa hidup ini serasa sulit? Kenapa hidup ini penuh dengan kebingungan?  Kemudian, pertanyaan-pertanyaan semacam itu pun malah menjadi candu yang terus-menerus menyerang pikiran ini! Memang, saya pun harus menyadari bahwa hidup ini harus senantiasa kuat dan semangat. Namun, harus menyadari juga bahwa kesedihan itu akan selalu datang di setiap momennya.  Kesedihan memang kesedihan yang sulit digambarkan di mana pun karena hal semacam itu hanya bisa dirasakan oleh hati. Kemudian, saya pun sulit untuk menerima kenyataan ini. Ya, semua yang dirasakan ini malah menjadikan saya down dan kadang menyalahkan diri sendiri maupun orang lain.  Hmm. Saya harus banyak belajar menerima kenyataan! Saya harus banyak belajar tentang arti bersyuk

Hari, Ribet, dan Rindu

Gambar
hari ini, hari yang begitu ribet  di antara teriknya panas dan rindu yang menjadi serangan utama  masuk ke dalam tubuh ini  pikiranku mulai melayang  hatiku sudah tak karuan  kakiku sudah tak bisa berdiam namun, kerinduan ini semakin bergelora  mengobrak-ngabrik dalam tubuh ini  panasnya matahari, tak bisa melelehkan kerinduan ribetnya hari, tak bisa menahan kerinduan  hari ini, menjadi harinya rindu yang sulit untuk digambarkan hingga di dalam tubuh ini  hanya bisa pasrah menerimanya 2022

Lelaki yang Sulit Mengungkapkan Cinta

Gambar
S aya tak tahu harus berbuat apa lagi kepadamu! Saya tak tahu harus dengan cara apa lagi mengungkapkan rasa yang ada di dalam hati ini kepadamu! Setelah sekian lama, saya bisa menikmati lagi kehidupan yang lumayan indah lagi. Ya, bisa melihatmu pun saya sudah bahagia. Bahkan, saya masih merasakan cinta yang suci ini kepadamu.  Apakah saya harus melepaskan dirimu saja? Pertanyaan semacam itu kadang timbul di dalam hati ini. Bahkan, saya pun sangat sulit untuk melepaskan pertanyaan itu di kala galau sedang melanda. Saya hanya berpikir lalu pikiran itu malah menggambarkan, bagaimana mungkin emas akan bisa menyatu dengan tembaga? Nah, hal semacam itu pun menjadikan saya merasa tak mampu untuk mengungkapkan cinta yang besar ini.  Kadang, saya malah mengutuk keras atau menyalahkan kehidupan yang serasa tak adil ini! Kadang, hati saya malah menjadi buruk karena masih saja menyalahkan orang-orang di sekitaran ini! Hal-hal semacam itulah yang menjadikan saya seperti orang linglung karena kadang

Tulisan Favorit Pembaca

5 Cakupan Tindak KDRT dan Akibat yang Bisa Terjadi, Pasutri Wajib Tahu!

Salar de Uyuni, Cermin Raksasa yang Ada di Bolivia

Lelaki yang Patah Hati

Di Balik Jendela Kaca

SEMBUH ITU KEINGINAN