Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2022

Postingan Terbaru

Di Persimpangan Hati

Gambar
Ilustrasi | Pexels.com/Erik Mclean di persimpangan hati  aku menguatkan semua keyakinan  yang terus bermunculan ingin keluar  dan pergi dari balik kebimbangan  kini, aku harus bagaimana?  memilih pergi tuk kembali pada awal  atau mencari tantangan yang tak  pernah dilewati sebelumnya Tuhan, aku bingung!  kenapa harus seperti ini  jalan yang kau berikan di bilik-bilik  bimbang kehampaan dan air mata apakah pernah kuminta hal seperti ini?  dalam kebimbangan di pagi hari  aku malah seperti bocil yang menangis;  tak tahu apa-apa dalam segala bidang  dan melongo di segala arah yang terlihat  Tuhan, apakah aku harus menyerah dalam keadaan?  mungkin saja, pertanyaan itu terdengar retorika  bagi Kau yang mendengar dengan seksama  bagi Kau yang mendengarkan secara bijaksana  namun, aku malah merasakan getir  getir yang amat dalam, dalam perjalanan ini  Tuhan, berikan kekuatan dan kesabaran buat diri ini!  2024

Lika-liku Perjalanan di Kota

Gambar
setengah perjalanan kota telah terlewati  di antara asapasap yang berkumpul di langit  membangunkan asa; harapan yang telah redup di kota yang penuh dengan cerita di dalamnya lika-liku ini penuh dengan lelah  air mata; berkumpul dalam satu titik lika-liku ini penuh dengan lelah kakikaki malah sudah seperti kepala  perjalanan ini sangat panjang  di antara hedonnya para orang kota  di antara tangisnya anak kecil yang memegang perut di antara tawanya para petinggi negeri  di antara riuhnya orang-orang pencari kerja kota ini terlihat; terasa rumit oleh kegelepan orang di dalamnya  kota ini penuh dengan lika-liku perjalanan yang terasa lama  kendaraan-kendaraan yang sulit bergerak suara keluhan di mana-mana jalanan kota ini hanya tampak berwarna  ketika lampu sorot kendaraan bercahaya  namun, jalanan kota ini sangat kotor  ketika orang-orang saling merebut jatahnya perjalanan di kota ini penuh dengan lika-liku 2022

Ketika Sedih

Gambar
" Apakah salah jikalau seorang lelaki itu menangis?" tanya saya ketika berduaan denganmu.  "Semua itu tak ada yang salah," jawabmu yang terlihat santai banget. Waktu senja pun sudah beranjak pulang, sedangkan langit sudah mulai menghitam. Kemudian, lampu-lampu taman pun sudah mulai bercahaya sehingga membuat indah ketika dipandang. Saya masih duduk di sebelahmu dengan tangan kanan memegang ponsel. Namun, kamu malah menatap saya dengan tatapan yang terlihat curiga. Entahlah! Apa yang sedang kamu pikirkan itu?  Saya pun hanya bisa meraba-raba apa yang sedang kamu pikiran itu, sedangkan kesedihan ini malah semakin terasa di dalam dada dan saya pun merasakan bahwa dunia ini seperti tak adil. Entahlah! Rasa semacam apa yang sedang saya rasakan itu? Kemudian, batin ini mencoba untuk tetap tegar walaupun guncangan yang saya dapatkan itu sangat besar. Namun, ya, seperti inilah kehidupan itu harus tetap dijalani walaupun semua itu tak sesuai dengan yang diharapkan! "Ken

Momen

Gambar
" Bukannya momen ini adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh dirimu?" tanya teman saya yang berada di samping. Saya tak mampu untuk melemparkan jawaban sedikit pun! Entah, karena apa? Namun, batin saya mendadak serasa meledak dan hancur berantakan. Momen yang dulu pernah saya dambakan ini, akhirnya hancur oleh waktu! Cinta yang pernah saya rasakan ini, akhirnya hilang oleh kekecewaan! Dada saya masih naik turun, sedangkan telinga sudah terasa panas yang akhirnya harus senantiasa merasakan kekecewaan di dalam dada ini. Saya tak bisa memaafkan, apalagi untuk sekadar menyapa dirimu pun rasanya sudah tak bisa lagi!  Mungkin, seperti inilah dunia yang menurut orang-orang itu hanya panggung sandiwara. Oleh karena itu, orang yang menunggu pun bisa senantiasa kalah oleh orang yang bergerak! Namun, entahlah! Mulut saya rasanya kelu untuk mengeluarkan kata-kata! Tangan saya mendadak dingin yang mungkin saja ini efek dari kekecewaan yang mendalam. "Jangan diem saja! Sana samperin w

Remedial dan yang Harus Dikeluarkan

Gambar
di dunia ini, penuh dengan remedial kehidupan air mata yang terus berganti hingga hati yang selalu terkuras kehidupankehidupan ini rasanya sulit berlari  yang ada malah berputarputar di situ saja sampai banyak orang yang tenggelam  dalam remedial-remedial yang begitu nyata tolong ... tolong ...!  orangorang pada berteriak  dengan suara yang tinggal setengah  dengan matamata yang sudah seperti mata panda  dengan keyakinan yang masih dilangitkan remedial itu harus dikeluarkan, kata sebagian orang yang masih yakin  sedangkan sebagian orang lainnya malah meringkuk di antara remedial yang berputarputar di kepalanya  orangorang itu pun sudah tak berdaya  untuk sekadar keluar dari remedial yang menyerangnya namun, sebagian orang lainnya malah tersenyum  ketika remedial itu tungganglanggang keluar dari kepalanya  banyak orang yang bersorak-sorai kebahagiaan  atas remedial yang bisa dikeluarkan 2022

Pentingnya Literasi dalam Kehidupan

Gambar
M elihat dan memahami salah satu aspek yang sering disenggol dalam kehidupan itu, yaitu literasi. Nah, apakah literasi itu penting dalam kehidupan?  Literasi atau literacy kalau istilah Latin disebut dengan literatus (orang yang belajar). Namun, ada juga yang menuliskan literasi itu dalam bahasa Latin dengan litera (huruf) yang diartikan sebagai keaksaraan. Kemudian, sering juga orang yang bisa membaca dan menulis disebut literat, sedangkan jikalau orang yang tak bisa membaca dan menulis itu disebut iliterat ataupun buta aksara. Oleh karena itu, kemampuan literasi juga tak sebatas itu saja! Akan tetapi, literasi juga memiliki kesamaan arti dengan belajar dan memahami sumber bacaan.  Hal semacam itu pun bisa saja berpengaruh kepada kehidupan karena akan hampa jika seseorang tak memahami literasi. Kemudian, mungkin juga di zaman sekarang, peran literasi bisa dikatakan sangat tinggi karena literasi di zaman sekarang tak hanya membaca dan menulis saja. Akan tetapi, literasi di zaman se

Pesan Terakhir

Gambar
di antara pagipagi yang indah  pesan terakhir itu datang  dibalut dengan kesedihan dan air mata yang menghadap tepat ke arahku seperti inilah harus kita selesaikan, kata-kata yang berada di pesan terakhir itu semua kesedihan itu malah berjalan  hingga masuk ke dalam hati  lalu mengalir ke dalam pikiran  sampai keluar lagi dari mata  hingga kesedihan itu tampak banjir di wajahku wajahku pun mulai berantakan; penuh air mata dan penyesalan aku benar-benar tak kuat,  kataku yang keluar ketika kesedihan itu tampak nyata pesan terakhir itu, sungguh membuatku dilema  di antara lanjut memperjuangkan ataupun menyerah lalu terdiam seperti patung 2022

Tak Terpikirkan

Gambar
S ebelumnya, tak terpikirkan momen seperti ini akan terus-menerus merasuki pikiranku! Momen di mana aku sangat menunggu kabar yang entah di mana dirimu berada! Momen di mana aku sangat menunggu sapaanmu yang entah apa masih mengingatku ataupun tidak! Momen-momen seperti itu menjadikan aku menjadi seperti orang yang sedang linglung karena terus-menerus menunggumu. Namun, entahlah! Hanya dengan kata entahlah aku bisa menjawab dan menahan apa yang sedang dirasakan ini!  Apa mungkin di dunia ini banyak orang yang tak mengerti? Apa mungkin di dunia ini banyak orang yang menahan rasa? Apa mungkin di dunia ini banyak orang yang tak peka? Pertanyaan-pertanyaan semacam itu pun menjadi salah satu tamu yang terus-menerus ada di dalam otak ini. Kemudian, aku pun hanya bisa merenung dan merenung dengan keadaan hati yang selalu merindukan dirimu ini.  Tak sampai dari renungan saja, rasa ini bisa hilang! Namun, alangkah sialnya kenyataan itu terus-menerus merasuki hatiku bahwa diri ini sangat merind

03.00

Gambar
S etiap ke tempat ini, saya selalu mengingat kenangan yang mungkin akan sulit untuk dilakukan lagi. Ya, kenangan di mana ketika dinihari tiba, saya duduk di sini dengan harapan sangat tinggi itu muncul di dalam dada. Sampai-sampai, orang tua saya pun cukup menggeleng-gelengkan kepala saja karena mungkin saja mereka merasakan hal yang lain tentang diri ini. Namun, saya tetaplah saya yang jikalau sedang optimis maka akan sulit untuk diredam ataupun ditahan dengan cara apa pun.  Sekarang, saya ke tempat ini lagi! Namun, keadaan di sini sudah tak seperti dulu lagi! Sekarang, sudah terlihat indah dan tampilannya pun begitu rapi! Kemudian, saya pun begitu menikmati kota yang sering disebut oleh orang-orang ini adalah Kota Kuda ataupun kota yang masih asri. Tak sampai situ saja! Namun, bintang-bintang yang masih tersisa di langit pun menjadikan suasana di sini semakin indah untuk dinikmati. Saya pun jadi berpikir bahwa kenangan yang indah itu akan sulit untuk dihilangkan! Ya, kenangan di kal

Lagu Anak dan Anak-Anak '90-an

Gambar
Foto: Lagu Anak dan Anak-Anak '90-an/JawaPos.com B anyak arti juga yang bisa didapat dari lagu anak! Ya, misalnya tentang hiburan, kesehatan, pendidikan, dan banyak lagi arti yang bisa didapatkannya. Namun di zaman sekarang, hal semacam itu terasa hilang karena anak-anak di zaman ini seperti sudah tak peduli dengan lagu anak-anak. Mungkin di zaman ini, pengenalan lagu anak ini hanya ada di tingkat TK dan tak terbawa ke dunia aktivitas lainnya. Oleh karena itu, hal semacam itu pun sangat berbanding terbalik dengan apa yang dialami oleh anak-anak '90-an.  Memang, hidup itu jangan dibanding-bandingkan karena kehidupan itu berputar. Oleh karena itu, tak jarang juga banyak orang yang tak acuh dengan semua itu. Namun, harus bisa dipahami juga bahwa lagu anak itu pun bisa menjadi salah satu metode pengenalan kepada anak-anak! Ya, misalnya lagu tentang binatang maka sekaligus hal semacam itu pun bisa menjadi pendorong otak/pengingat untuk anak-anak supaya tahu nama-nama binatang. Haru

Fenomena di Jalanan

Gambar
apakah kau tak mengerti?  ketika roda pada berpusing-pusing ketika jalanan pada menahan beban ketika orang-orang malah saling melemparkan senyuman ketika udara sudah sangat kotor apakah kau tak paham?  ketika jalanan sudah menjadi lahan uang  ketika orang-orang saling menentengkan kejagoan ketika anak-anak menangis karena kehilangan  ketika para mahasiswa menyuarakan keinginan  apakah kau tak melihat?  ketika orang kecil saling berduyunan  ketika anak kecil menjerit kelaparan  ketika orang tua memikul beban ketika semua harapan dinaikkan apakah kau sudah tuli?  ketika terompet bus dinyalakan ketika genderang tabeh keadilan disuarakan apakah kau tak ingin membantu? 2022

Lampu-Lampu yang Menyala

Gambar
tak terasa, walaupun hidup sudah seperti kincir angin  tapi kedua bola mata ini masih bisa melihat  lampu-lampu yang indah menyala  bergantungan di atas kepala banyak juga pohon-pohon yang tinggi  tempat ini sepertinya sudah menjadi hutan beton  namun, ada satu yang mencolok mata yaitu lampu-lampu yang menyala  jalanan ini tampak ramai  kendaraan sudah seperti ular  namun, mata-matanya pun terlihat menyala  hingga sepanjang jalan pun penuh warna  ada juga lelaki yang bergelut  dengan penggorengan dan sebutir telur lalu sang nasi malah memborbardinya  hingga lampu yang menyala di dekatnya  hanya bisa berdiam; menahan tak mencampurinya lampu-lampu itu menandakan  langit sudah menghitam  bulan sudah mulai datang  maka lampu-lampulah yang setia menyambutnya  untuk kecerahan bagi setiap manusa 2022

Di Simpang Jalan Perkotaan

Gambar
R indu. Rindu yang terasa menggelegar dan ingin segera dikeluarkan dari dalam dada ini, akhirnya tercurahkan juga di tempat ini. Ya, di simpang jalan perkotaan kita bisa saling beradu mata lagi. Kemudian, saling melemparkan kata kerinduan yang mungkin dirimu juga sangat merindukan momen seperti ini!  Rindu dan sayang bercampur aduk di tempat ini hingga kita seperti menjadi seorang raja dan ratu yang hidup bahagia. Entahlah! Mungkin, banyak orang juga yang mengarahkan matanya ke kita dengan perasaan yang bertanya-tanya. Namun, semua itu pun tak menjadi salah satu yang dipentingkan oleh diri ini.  Oh, duhai, apakah kau mengetahui sudah berapa tahun aku menunggu momen seperti ini? Tanyaku di kala dirimu melemparkan senyum menawan ke arahku. Kemudian, kau hanya bisa menggelengkan kepala saja yang menjadi khas dirimu ketika menjawab tak tahu.  Oh, duhai, aku harus menunggu bertahun-tahun agar bisa mencapai momen seperti ini! Kau pun terlihat kaget yang mungkin saja tak menyangka bahwa ada

Seorang Wanita dan Bunga yang Layu

Gambar
A walnya, aku sangat menikmati jalanan kota ini lalu tak jarang juga duduk di kursi yang berada di trotoarnya. Namun, setelah kejadian yang memilukan, yaitu sewaktu melihat seorang wanita menangis, aku tak begitu lagi menyukainya. Entahlah! Jalanan ini mengingatkan aku kepada kenangan yang penuh luka antara seorang wanita dan bunga yang layu. Sampai-sampai, itu semua menjadi salah satu kenangan yang terus teringat di dalam pikiran ini.  Aku juga malu ketika itu. Aku juga ikut bersedih karena melihat wanita bersedih. Kemudian, jalanan pun tampak ramai sewaktu itu hingga banyak orang juga yang melihat ke arahku. Aku tertunduk. Aku merasa terhimpit oleh mata-mata elang yang dimiliki oleh orang-orang itu. "Woy, kenapa lu membuat seorang wanita itu menangis?!" Orang-orang itu bertanya dengan nada yang keras.  Aku tertunduk. Aku tak menjawab sampai orang-orang itu berjalan mendekatiku dengan wajah tampak sangar.  Sewaktu itu pun aku hanya bisa pasrah karena diri ini sudah sangat t

Sebab Musabab Hilangnya Proses Kreatif dalam Menulis

Gambar
B anyak orang juga beranggapan bahwa dengan menulis, hati yang terluka pun bisa sembuh dan lainnya. Hal semacam itu pun tak bisa disalahkan karena manfaat menulis itu banyak juga bagi kehidupan. Salah satu ingatan yang saya ingat itu ketika bermain di Kaskus lalu ada seorang psikolog yang berkomentar bahwa dirinya memakai metode menulis untuk mengobati pasiennya. Nah, hal semacam itu pun menjadikan bahwa menulis itu bisa sangat penting untuk kehidupan.  Namun, tak jarang juga seorang penulis mengalami kehilangan dalam proses kreatifnya. Kemudian, hal semacam itu pun mungkin akan lebih panjang jikalau dirunutkan lebih detail masalahnya. Sebab, masalah yang biasa terjadi itu karena salah satunya dari diri sendiri lagi, yaitu banyak pikiran. Nah, hal semacam itu pun bisa mengakibatkan hilangnya proses kreatif dalam menulis.  Hal semacam itu pun menjadikan salah satu bumerang bagi seorang penulis! Sebab, pikiran yang kacau bisa mengakibatkan kehidupan serasa sulit untuk dijalani. Kemudian

Ketika Itu

Gambar
ketika itu, malam serasa berwarna ada bintang-bintang  ada bulan yang menggantung  ada dirimu yang ada di sini  ketika itu, hidup serasa mudah  ada semua yang diinginkan ketika itu, bahagia itu serasa muncul  berkeliaran ke mana-mana saling tersenyum dengan mudah  hingga rasa kesedihan itu tak terasa  ketika itu, cinta itu benar-benar cinta  kasih sayangnya terasa  semua halnya begitu nyata  ketika itu, murung itu tak pernah menyerang  apalagi memborbardir pikiran  apalagi membuat air mata ini berjatuhan apalagi membuat hidup penuh penyesalan  ketika itu, kenangan-kenangan indah tercipta hanya bisa diingat ketika berduka  di hari ini penuh air mata 2022

Apakah Boleh Mencintaimu?

Gambar
S alah satu pertanyaan yang ingin aku tanyakan saat ini adalah bolehkah mencintai dirimu? Salah satu pertanyaan itu menjadi salah satu jantung pertanyaan yang ada di dalam hati ini. Entahlah! Aku tak paham dengan masalah cinta, tapi aku ingin sekali membahagiakan dirimu dengan cinta yang ada di hati ini.  Saban hari, aku masih saja hanya bisa menatap dirimu dari kejauhan. Ya, hal semacam itu menjadi salah satu peristiwa yang sering terjadi di hidup ini. Kadang, aku ingin berteriak, aku mencintaimu! Namun, hal semacam itu pun malah menjadi salah satu keinginan yang sulit untuk diwujudkan.  Hmm. Hal semacam itu menjadi salah satu yang mungkin bersifat bodoh ataupun lainnya. Namun, seperti inilah aku! Seperti inilah aku yang sulit untuk mengungkapkan cinta! Mungkin, kau juga menunggu ungkapan cinta dari seorang lelaki yang didambakan. Nah, pertanyaan selanjutnya, apakah seorang lelaki yang ditunggu oleh dirimu itu adalah aku?  Jujur! Aku sangat malu untuk menanyakan privasi yang ada pada

Hidetsugu Yagi, Sang Penemu Antena

Gambar
Foto: Hidetsugu Yagi, Penemu Antena/Wikipedia S alah satu alat pendukung untuk menerima atau memancarkan sinyal itu ialah antena. Oleh karena itu, alat semacam itu pun sangat diperlukan agar sinyal untuk digital televisi maupun radio bisa tertangkap. Nah, antena pun menjadi salah satu kesatuan yang sulit dipisahkan dari kesatuan semacam itu.  Kemudian, harus bisa diketahui juga bahwa antena itu tentu ada penemunya. Oleh karena itu, hal semacam itu pun bisa terbilang penemuan yang cukup membantu sekali hingga zaman ini. Ya, harus diakui bahwa peran antena di zaman ini masih saja tinggi. Kemudian, apalagi dengan adanya siaran televisi, tentu orang-orang sangat memerlukan alat semacam antena ini.  Penemu antena berasal dari Jepang, yaitu Hidetsugu Yagi . Mungkin, sebagian orang sudah pada mengetahui Hidetsugu Yagi ini dan sebaliknya. Namun, salah satu hal yang patut diperhatikan dari Yagi ini adalah perjalanan ketika berhasil menemukan antena ini bersama temannya. Kemudian, seperti apa s

Tulisan Favorit Pembaca

5 Cakupan Tindak KDRT dan Akibat yang Bisa Terjadi, Pasutri Wajib Tahu!

Salar de Uyuni, Cermin Raksasa yang Ada di Bolivia

Lelaki yang Patah Hati

Di Balik Jendela Kaca

SEMBUH ITU KEINGINAN